slideshow-01 slideshow-02 slideshow-03 slideshow-04 slideshow-05 slideshow-06 slideshow-07 slideshow-08

Halaman Utama



Kondisi Orang Tua Saat Ini


Dari buku Ayo Mendengarkan Anak oleh Dhanang Sasongko

 

Orang tua terlalu sibuk. Cinta dan perhatian bukanlah diukur dari banyaknya fasilitas yang diberikan kepada anak seperti mobil, motor, ipad, dan barang-barang lainnya; tapi cinta dan perhatian yang tuluslah yang menjadikan seorang anak dapat bertahan dan menghadapi hidup hingga mereka menjadi seseorang yang berhasil. Mengejar karir tidaklah salah, namun juka orang tua sampai tidak memiliki waktu lagi untuk anak, maka waspadalah, sebelum kita terlambat dan menyesalinya.



Potret Buram Kondisi Anak Saat Ini


Dari buku Ayo Mendengarkan Anak oleh Dhanang Sasongko

 

Kebut-kebutan liar, merokok, pemakaian narkoba dan miras, keranjingan game online, tawuran pelajar yang kian meluas. Selain itu ketidakjujuran yang membudaya, berkurangnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, meningkatnya kebencian dan kecurigaan, penggunaan kata-kata kasar, sampai penurunan motivasi belajar.



“Tantangan Orang Tua dan Anak di Era Modern”


Poster 110514 - Mini

Internet, sinetron, kekerasan kepada anak, kasus pedofilia; era modern ini membawa serta tantangan-tantangan zaman yang harus dihadapi oleh orang tua dan anak. Bagaimana cara menyikapinya? Cari tahu jawabannya bersama Kak Dhanang, tokoh anak dan kepala sekolah KB/TK Tunas Wiratama.
Acara ini dimeriahkan pula dengan lomba mewarnai dan promo spesial foto studio gratis!

Jangan lupa datang ya… :)



Berkunjung ke Puskesmas


IMG_8823

Oleh: Kak Riyan

Tepat hari Kamis, 27 Februari 2014, Tama kembali menggelar kegiatan puncak tema. Sesuai dengan tema pembelajaran yang mengupas tentang profesi dokter, maka kegiatan kali ini diadakan di Puskesmas Rawamangun. Pada kesempatan kali ini, Tama menyelenggarakan kegiatan edukasi mengenai tugas-tugas dokter serta pemeriksaan gigi kepada anak-anak.



Saat Balita Membantah


Oleh: Kak Bani

Perubahan perilaku dari penurut menjadi pembantah pada balita usia 3-4 tahun adalah hal yang normal. Erik Erikson, pakar ilmu perkembangan sosial-emosional anak mengatakan bahwa hal itu dapat terjadi karena anak sedang mengalami dua tahapan pada usia tersebut. Pertama: autonomy vs doubt (kemandirian vs ragu-ragu), pada masa ini anak mencoba bersikap mandiri dalam tumbuh kembangnya. Perasaan malu dan ragu akan timbul bila anak tidak diberi kebebasan dan kesempatan, lantaran orang tua sering membatasi anak dengan berbagai macam larangan. Kedua: initiative vs guilty (inisiatif vs rasa bersalah), anak mulai berinisiatif mencari pengalaman baru dan beraktivitas dengan melibatkan seluruh kemampuan inderanya. Tahapan ini mengakibatkan anak tidak mau banyak dilarang.

Baca selengkapnya



Iklan 4

Arsip Kami